Template

Rabu, 10 Desember 2014

Kalah, Tertantang, dan Kemudian Menang (bag.1)


Kekalahan kaum Muslimin dalam Perang Salib terus berjatuhan ke tangan lawan hingga Granada, kerajaan Muslim yang terakhir di Andalusia, jatuh pada tahun 1492
Kalah, Tertantang, dan Kemudian Menang (bag.1)

KALAH dan menang merupakan hal yang biasa terjadi dalam perjalanan sebuah ummat. Tak selamanya suatu ummat mengalami kemenangan dalam perjalanan sejarahnya, dan tak selamanya juga ia mengalami kekalahan. Jika suatu bangsa atau ummat terus menerus menang, maka kita tidak akan pernah menyaksikan terjadinya pergantian kepemimpinan bangsa-bangsa di dalam sejarah. Dan kalau sebuah ummat atau bangsa terus menerus kalah, maka sudah tentu ia tidak akan mampu muncul sebagai sebuah ummat, karena ia telah kalah dan hancur sejak awal kelahirannya. Terjadinya pergantian menang dan kalah ini telah diisyaratkan di dalam al-Qur’an:
إِن يَمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ الْقَوْمَ قَرْحٌ مِّثْلُهُ وَتِلْكَ الأيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللّهُ الَّذِينَ آمَنُواْ وَيَتَّخِذَ مِنكُمْ شُهَدَاء وَاللّهُ لاَ يُحِبُّ الظَّالِمِينَ
“Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran). dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada’ . Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim. “ (QS ali Imron (3): 140)
Silih bergantinya menang dan kalah semestinya menjadi pelajaran berharga bagi suatu ummat atau bangsa. Kemenangan tidak semestinya menjadikan mereka sombong, lupa diri, dan hilang kewaspadaan. Walaupun kemenangan itu menggembirakan, tidak tertutup kemungkinan suatu saat ia akan berbalik menjadi kekalahan.
Demikian juga, kekalahan tidak semestinya menjadikan suatu ummat lemah atau kehilangan optimisme. Karena boleh jadi, kekalahan itu suatu saat akan berganti menjadi kemenangan. Yang penting adalah bagaimana menjadikan kekalahan itu sebagai tantangan untuk bangkit kembali dan akhirnya menang.
Andalusia: kemenangan yang berganti menjadi kekalahan
Kemenangan yang cepat dan spektakuler, ternyata bisa juga berubah menjadi kekalahan, walaupun kekalahan itu merayap secara perlahan-lahan sebelum akhirnya menjadikan si pemenang takluk sepenuhnya. Ini yang pernah terjadi pada peradaban Islam di Andalusia. Kita mengetahui bahwa kaum Muslimin menang dengan cepat dalam proses penaklukkan Spanyol. Tariq bin Ziyad menyeberang Selat Gibraltar pada tahun 92 H yang bertepatan dengan tahun 711 Masehi. Proses penaklukkannya berlangsung cepat, karena Kerajaan Visigoth di Spanyol pada masa itu sudah mengalami banyak kemunduran. Sebagian penduduk Spanyol justru melihat kedatangan pasukan Tariq sebagai pembebas, bukan sebagai penjajah. Hanya dalam waktu dua atau tiga tahun, hampir seluruh wilayah Spanyol jatuh ke tangan kaum Muslimin. Spanyol kemudian dikenal sebagai Andalusia oleh kaum Muslimin dan pada wilayah ini berkembang peradaban Islam yang cukup penting untuk waktu yang panjang, yaitu selama hampir delapan abad.
Kemenangan Tariq bin Ziyad, yang didukung juga oleh atasannya Musa bin Nusayr, merupakan sebuah kemenangan yang cepat dan gemilang. Walaupun pada awalnya keadaan tidak stabil, tetapi sekitar setengah abad kemudian berkembang peradaban Islam yang sangat penting di wilayah ini. Perkembangan pesat ini terutama berlaku setelah terbentuknya kerajaan Bani Umayyah dengan masuknya Abdurrahman al-Dakhil ke Andalusia, setelah Dinasti Umayyah di Damaskus runtuh dan digantikan oleh Dinasti Abbasiyah.
Saat melihat kemenangan dan kejayaan Andalusia, mungkin tidak ada yang pernah berpikir tentang kemungkinan terjadinya kekalahan. Karena peradaban Andalusia sangat kuat, maju, dan indah. Ilmu pengetahuan berkembang dengan sangat pesat. Tetapi kenyataan menunjukkan hal yang berbeda. Mereka pada akhirnya berada di pihak yang kalah oleh kerajaan-kerajaan Kristen di Spanyol utara yang tumbuh membesar secara perlahan dan belakangan mampu menaklukkan wilayah Muslim sedikit demi sedikit hingga yang terakhir ini semakin terdesak ke selatan.
Bagaimana kaum Muslimin yang menang gemilang pada akhirnya justru mengalami kekalahan dan penaklukkan kembali (reconquista) oleh lawannya? Ternyata hal ini memiliki sejarah yang panjang, bahkan sejak awal kemenangan kaum Muslimin sendiri. Ketika kaum Muslimin menaklukkan Andalusia pada tahun 711-714 Masehi, ada sekelompok kecil sisa-sisa pasukan Visigoth yang melarikan diri ke sebuah dataran tinggi di bagian utara Andalusia, dipimpin oleh seorang bernama Pelayo. Mereka bersembunyi di dataran tinggi, sementara pasukan Muslim berjaga-jaga di bawah. Mereka bertahan tanpa makanan dan minuman, hanya sekedar dari apa yang bisa mereka dapatkan dari lingkungan di sekitar mereka. Mereka kelaparan dan jumlah yang mampu bertahan menjadi tinggal tiga puluh hingga empat puluh orang saja.
Pasukan Muslim yang berjaga di bawah akhirnya memutuskan untuk meninggalkan mereka, karena orang-orang ini dianggap sudah tidak lagi mempunyai kekuatan. Tetapi Pelayo dan pasukannya yang kecil dan lemah ini ternyata perlahan-lahan mampu bangkit dan nantinya mendirikan Kerajaan Asturias di utara Andalusia. Beberapa abad kemudian, orang-orang Kristen di Utara semakin kuat, dapat membentuk beberapa kerajaan, dan perlahan-lahan mulai merebut kembali wilayah-wilayah Muslim di Selatan. Pada tahun 1085, kerajaan Kristen di utara berhasil merebut kota Toledo. Pada tahun 1236, giliran kota Cordova yang jatuh ke tangan pasukan Kristen, padahal dulunya Cordova merupakan pusat pemerintahan Islam di Andalusia. Tentang jatuhnya wilayah-wilayah Muslim ini, al-Maqqari (1984), seorang sejarawan, mengutip perkataan seorang ulama Andalusia:
Situasi di mana kaum Muslimin pada hari itu mengepung gunung serta beberapa manusia terpojok yang melarikan diri ke atasnya, terbukti di belakang hari sebagai sebab utama dari sejumlah penaklukkan di mana generasi keturunan Pelayo berhasil melakukan penaklukkan atas wilayah-wilayah Muslim yang keadaannya semakin meningkat pada tahun-tahun belakangan ini, yaitu bahwa musuh Allah tersebut telah mereduksi banyak kota yang ramai penduduknya; dan, pada saat saya menulis sekarang ini, kota Cordova yang agung … telah jatuh ke tangan orang-orang kafir itu. Semoga Allah menundukkan mereka!
Sebenarnya, Pelayo bukanlah satu-satunya faktor yang mengantarkan pada kekalahan Muslim di Andalusia. Masalahnya ada di kaum Muslimin sendiri yang belakangan mengalami perpecahan dan sibuk dengan kekayaan duniawi. Kalaupun Pelayo dan pasukannya ketika itu berhasil dikalahkan, mungkin akan tetap ada ’Pelayo-Pelayo’ lain yang mengancam keberadaan mereka.
Kekalahan kaum Muslimin masih belum berakhir sampai di situ. Wilayah mereka terus berjatuhan ke tangan lawan hingga Granada, kerajaan Muslim yang terakhir di Andalusia, jatuh pada tahun 1492. Bersama dengan dikuasainya negeri tempat keberadaan istana Alhambra itu, kemenangan dan kejayaan gemilang kaum Muslimin Andalusia menjadi hilang tak berbekas. Kemenangan berbalik menjadi kekalahan. Dan hal itu disebabkan karena mereka mengingkari nikmat-nikmat yang telah mereka terima sebelumnya. Hal ini seperti yang disebutkan al-Qur’an:
وَضَرَبَ اللّهُ مَثَلاً قَرْيَةً كَانَتْ آمِنَةً مُّطْمَئِنَّةً يَأْتِيهَا رِزْقُهَا رَغَداً مِّن كُلِّ مَكَانٍ فَكَفَرَتْ بِأَنْعُمِ اللّهِ فَأَذَاقَهَا اللّهُ لِبَاسَ الْجُوعِ وَالْخَوْفِ بِمَا كَانُواْ يَصْنَعُونَ
”Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezkinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari ni’mat-ni’mat Allah. karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat.” (QS an Nahl (16): 112).* bersambung bagian 2
Penulis adalah kandidat doktor bidang Sejarah di IIUM yang juga penulis buku-buku best seller
Rep: Administrator
Editor: Cholis Akbar

Selasa, 12 Agustus 2014

Membuat Menu Navigasi dengan DevExpress

Jika kita berbicara masalah tampilan aplikasi saya kira hal itu tidak akan ada habisnya mengingat teknologi yang terus berkembang dari masa ke masa. Ambil saja contoh Handphone yang dulunya hanya berwarna hitam putih dan hanya bisa untuk SMS dan Telpon Saat ini tampilan bahkan kemampuan dari sebuah handphone hampir menyerupai komputer.

Berkaitan dengan hal diatas, Saya sendiri menyadari bahwa Urusan Desain Tampilan memang hal yang paling utama untuk kenyamanan End User. Berangkat dari hal itu kali ini saya mau sharing tentang cara membuat Menu Navigasi di Delphi dengan memanfaatkan salah satu component delphi yaitu Dev Express. Sobat Tahu kan menu Navigasi itu seperti apa ? contoh hasil akhir yang kita inginkan adalah seperti di bawah ini

Membuat Menu Navigasi dengan DevExpress

Cara membuatnya silahkan ikuti step-step berikut :

1. Silahkan Download dan Install component  DevExpress untuk delphi tujuh. Link Download ada pada postingan sebelumnya yang membahas cara membuat menu Office 2010 pada Delphi

2. Selesai install, silahkan buka Delphi Sobat

3. Masuk ke Pallete Win32 Tambahkan Komponen ImageList ke Form Sobat

4. Klik 2 kali Komponen ImageList kemudian Add (tambahkan 9 Icon ekstensi *.bmp atau *.ico) -> Apply -> OK
Membuat Menu Navigasi dengan DevExpress

5. Masuk Ke Pallete Dev Express kemudian tambahkan komponen dxNavbar ke Form Sobat. atur property sebagai berikut :
Align = alLeft
OptionImage -> SmallImage = ImageList

Membuat Menu Navigasi dengan DevExpress


6. Klik Dua kali komponen dxNavbar pada Form Sobat. Klik menu groups dan tambahkan 3 group. atur masing-masing property grup Sebagai berikut :
Caption = Terserah sobat
SmallImageIndex = Urutan gambar yang ada di ImageList / step 4 (di mulai dari 0). pilih salah satu misal 1

Membuat Menu Navigasi dengan DevExpress

7. Masih pada Pengaturan dxNavbar, Klik menu Items dan tambahkan 6 Item. atur property masing-masing Item sebagai berikut :
Caption = Terserah Sobat
SmallImageIndex = Urutan gambar yang ada di ImageList / step 4 (di mulai dari 0). pilih salah satu misal 3

Membuat Menu Navigasi dengan DevExpress

8. Masih pada Pengaturan dxNavbar, Klik menu Link Designer. Tambahkan Item 1 dan 2 ke Group 1, Item 3 dan 4 ke Group 2 dan Items 5 dan 6 ke Group 3 Caranya klik 1 kali pada salah satu group dan klik 1 kali pada item yang mau ditambahkan pada group tersebut kemudian klik button (+) atau bisa juga dengan drag and drop
Membuat Menu Navigasi dengan DevExpress

9. Klik menu View kemudian Pilih Skin Menu Navigasi Sesuka Sobat.

Membuat Menu Navigasi dengan DevExpress

10. Sampai disini, kita sudah berhasil membuat menu navigasi. akhir kata selamat mencoba :)

Membuat Menu Navigasi dengan DevExpress

Koneksi Database MySQL dengan ZEOS

Seperti sudah dijelaskan pada postingan sebelumnya, ZEOSLib merupakan connector database. seperti halnya ODBC, ZEOSLib juga memfasilitasi untuk melakukan koneksi ke Database MySql. rasanya kurang greget kalau kita hanya tahu teorinya saja tanpa ada implementasi untuk menggunakannya. untuk itu mari kita coba menggunakan connector ini untuk mengkoneksikan database MySQL kita ke Delphi. caranya mudah, ikuti langkah berikut :

1. Silahkan Download dan Install komponen ZEOSnya dulu. Disini
silahkan baca postingan sebelumnya tentang cara menginstal komponen di delphi

2. Buat sebuah database dengan minimal 1 tabel

3. Jalankan Delphi anda

4. Masuk ke Pallete Zeos Access dan tambahkan komponen ZConnection dan ZQuery ke Form anda
untuk property ZConnection silahkan ganti seperti berikut :
1User = User MySQL anda (root)
2Password = Password MySQL anda
3Protokol = MySQL
4Port = 3306
5Library Location = C:\xampp\mysql\lib\libmysql.dll (Jika anda menggunakan xampp)
6Hostname = localhost
7Database = Nama Database Anda
8Connected = True
5. Masuk ke Pallete Data Access dan tambahkan komponen Datasource
6. Masuk ke Pallete Data Control dan tambahkan komponen DBGRID

7. Atur Property ZQuery seperti berikut
1Connection = ZConnection
2SQL = select * from nama_tabel_di_database_anda
3Active = True
8. Atur Property Datasource (Dataset = ZQuery)
9. Atur Property DBGrid (Datasource = Datasource1)

Hasil Akhir saya seperti ini :

Koneksi Database MySQL dengan ZEOS

Rabu, 26 Maret 2014

Cara Hack Wifi Lewat CMD di Windows



Assalamualaikum para mania blogger...
apa kabar


Cara ini saya lakukan karena saya sangat jengkel pada teman-teman saya yang sama-sama pake wifi karena sering pake netcut. Rasa jengkel saya mendorong saya untuk mencari cara lain mengerjai balik mereka, dan hasilnya sangat manteb, di pake buat streaming youtube gak pake buffering (*tergantung kualitas wifi). Oke dari pada makin penasaran mending langsung aja ke hal yang sangat di tunggu-tunggu, Check it out
Ikuti langkah-langkah berikut tanpa kurang sedikit pun :

1.Buka RUN lalu ketikkan cmd.exe, atau bisa juga langsung ketikkan cmd.exe pada kolom search di start menu (*bagi yang menggunakan windows 7)
 
2.Maka akan muncul tampilan seperti ini.
 
3.Lalu Ketikan ipconfig/all di pointer yang kedip-kedip. Perintah ini berfungsi untuk menampilkan informasi seputar koneksi dimana anda berada sekarang.
 
4.Hasilnya akan seperti dibawah ini. yang berisi segala macam informasi tentang komputer anda. Lalu cari yang namanya DNS Server kemudian lihat kode yang ada di sebelahnya, dan kode itu yang harus anda ingat, dan kalo perlu tulis dahulu di notepad.
 
5.Lalu scrolling cmd.exe kalian kebagian yang paling bawah, maka kalian akan menemukan perintah seperti perintah awal untuk mengetik. Kini perintah ketikannya beda lagi. Ketikkan perintah seperti berikut ping -L 500 10.0.1.2 -t. dan kode 10.0.1.2 itu berasal dari DNS Server yang tertera di atas (*DNS Server Punya saya). Ganti dengan DNS Server kalian.
 
6.Tekan Enter. Maka akan tampak proses seperti dibawah ini. Biarkan proses itu berjalan terus selama kalian online menggunakan wifi dimana tempat kalian sedang nongkrong sekarang ini. Bila perlu minimize saja, asal jangan di tutup cmd.exenya.
 
Cara ini bertujuan untuk menyedot bandwitch yang sedang digunakan oleh orang lain dalam satu jaringan hotspot/wifi yang sama-sama kalian gunakan. Jika anda kurang puas dengan kecepatannya bisa anda ganti 500 menjadi 1000 atau 2000. Tetapi saya sarankan jangan berlebihan kasihan kan orang lain. dan tambahan lagi cara ini hanya berlaku di windows saja kalau linux saya belum pernah mencoba.

Selasa, 28 Mei 2013

Cara Mengamankan Jaringan Wireless Anda


Berikut ini beberapa langkah untuk mengamankan jaringan wireless di rumah Anda;
Jika Ada menggunakan perangkat wireless untuk sharing internet di rumah, biasanya menggunakan perangkat wireless seperti modem wireless broadband atau router atau access point, tentu saja Anda harus melakukan setting untuk kemanan jaringannya. Mengamankan jaringan wireless/nirkabel ini sangat penting, karena jika tidak, bisa saja misalnya tetangga Anda bukan hanya bisa masuk ke jaringan dan meminjam koneksi internet Anda, tetapi juga mungkin bisa mengakses  data file Anda dan mengintai apa yang Anda lakukan. Lebih buruk lagi, hacker dapat menggunakan koneksi internet Anda untuk meng-upload materi ilegal. Berlebihan?:) .
1. Masuk ke modem/router/access point Anda melalui browser Anda, dengan memasukkan sesuatu yang disebut IP Address Gateway.
Untuk menemukan Alamat IP Gateway Anda dan tersambung ke dalam Windows
-  Klik Start> Run> ketik ‘cmd’> Klik ‘Enter’
-  Setelah jendela Command Prompt terbuka, ketik  ‘ipconfig / all’dan tekan ‘Enter’
-  Cari baris berlabel ‘Gateway’ dan membuat catatan dari nomor yang berikut. Secara default biasanya  ’192 .168.1.1 ‘
-  Buka Internet Explorer atau Mozilla Firefox  (atau browser favorit Anda)
- Masukkan IP Address Gateway ke address bar dan klik ‘Enter
2. Aktifkan enkripsi pada access point Anda. Menggunakan enkripsi 128-bit atau lebih tinggi membuat Wireless Network Anda lebih aman. WEP dan WPA skema enkripsi yang sama sekali berbeda. WEP telah terbukti aman dan dapat ditembus dalam beberapa menit dengan menggunakan utilitas gratis yang dapat didownload dari Internet. Menggunakan WPA lebih dianjurkan, karena jauh lebih aman. Perangkat-perangkat wireless baru biasanya sudah mendukung metode WPA ini.
3. Tentukan passwordnya.  Jika Anda lupa password, kebanyakan reset hardwaredapat  mengembalikan semua pengaturan ke default pabrik.
Gunakan password yang aman. Jangan gunakan password yang mudah ditebak. Anda bisa kompbinasikan huruf dan angka seperti  “ABC123″, “Password”, atau serangkaian angka dalam urutan. Gunakan sesuatu yang sulit untuk ditebak misalnya berisi huruf besar dan huruf kecil serta angka. Karakter khusus seperti !@#$% tidak didukung oleh beberapa router. Semakin panjang password, semakin baik, meskipun tombol biasanya perangkat wireless seperti modem/router atau access point memiliki aturan panjang minimum dan maksimum untuk password. Cobalah untuk membuat password yang terbaik mungkin akan sulit untuk diingat, tetapi mereka lebih sulit untuk ditebak.
Ubah Service Set Identifier (nama jaringan atau “SSID”) dari default ke sesuatu yang unik, misalnya ‘Rumah Anda HotSpot’ atau yang lain asal jangan dibiarkan default. Sebuah default SSID  akan memudahkan hacker untuk mengetahui dan menebak bahwa jaringan dibentuk oleh pemula, meskipun sebenarnya  SSID tidak terlalu berpengaruh pada keamanan jaringan Anda, karena yang terpenting adalah passwordnya.
4. Aktifkan MAC Address filtering pada Access Point atau router. Sebuah MAC addtess  adalah kode unik untuk setiap kartu jaringan wireless/nirkabel yang ada. MAC Address filtering akan mendaftarkan MAC Address perangkat keras perangkat jaringan Anda, dan hanya memungkinkan perangkat dengan Alamat MAC dikenal untuk terhubung ke jaringan Anda.
5. Nonaktifkan remote login. Username default kebanyakan diatur ke Admin. Hal ini tidak sulit bagi virus / worm untuk crack password jika username dikenal. Pastikan untuk mengkonfirmasi bahwa remote login dinonaktifkan ketika Anda pertama kali mengkonfigurasi router dan berkala sesudahnya. Jika Anda perlu memperbarui pengaturan modem/router anda dari jarak jauh, hanya mengatur akses untuk waktu Anda akan dihubungkan.
6. Nonaktifkan akses admin dengan nirkabel. Anda bisa mengubah pengaturan yang memungkinkan pengadministrasian modem/router melalui sambungan wireless menjadi  ‘off’ (yang berarti bahwa jika Anda mau mengkonfigurasi ulang maka harus menghubungkan komputer dengan kabel LAN untuk administrasi). Ini dilakukan untuk mencegah hacker masuk menyamar sebagai admin.

CARA MEMPERCEPAT KONEKSI INTERNET TELKOM SPEEDY


Telkom Speedy adalah Layanan Internet ADSL dari Telkom yang banyak digunakan olehmasyarakat Indonesia, termasuk saya sendiri. Kadang ketika kita menggunakan internet Speedy ini konfigurasi dan settingannya terlihat belum terlalu optimal sehingga menyebabkan internet menjadi lambat. Jangan biarkan kondisi ini berlangsung terus menerus, silahkan coba untuk melakukan hal dibawah ini sebagai cara mempercepat koneksi speedy anda.
Anda berhak mendapat layanan internet yang cepat di jaman sekarang ini.



 

Ada baiknya kita menyimpan atau mengingat-ingat dulu koneksi default dari Speedy tersebut agar apabila terjadi kesalahan kita dapat menggunakan settingan standar Speedy.
 
Berikut adalah cara-cara mempercepat koneksi Speedy secara ringkas :

Cara Pertama :


  1. Masuk ke settingan modem ADSL, dengan cara mengetikkan 192.168.1.1 pada web browser anda. Atau, silahkan Klik Disini
  2. Setelah itu, anda akan diminta untuk memasukkan Username dan Password, settingan default nya biasanya adalah sebagai berikut :Username : adminPassword : admin 
  3. Klik bagian Advanced Setup
  4. Klik ADSL, lalu pilih ADSL Mode, awalnya pasti ADSL2+ lalu diganti jadi G.DMT, lalukan save, tunggu beberapa saat coba lakukan browsing lagi

Nah cara yang yang satu ini memiliki kemungkinan besar ampuh sebagai cara mempercepat koneksi speedy anda, karena Telkom DNS tidak optimal ( Hal ini penulis ketahui langsung dari sumber yang terpercaya )

Cara Kedua :


  1. Setelah lakukan cara pertama lalu buka bagian Control Panel lalu pilih Network and Sharing Center
  2. Klik kiri di bagian LAN atau Wireless Network Connection, lalu klik tombol Properties. Icon yang muncul akan tergantung koneksi yang tersambung sekarang menggunakan LAN atau Wi-fi
  3. Kemudian klik di internet protocol (TCP/IP) klik Properties
  4. Lalu pilih Use the following DNS server addresses
  5. Ketikkan secara manual, preferred DNS server: 8.8.8.8
  6. Ketikkan juga di bagian Alternate DNS server :8.8.4.4
  7. lalu klik tombol OK
  8. Lakukan reset terhadap koneksi internet anda untuk memastikan setting terbaru telah diapply dengan baik
  9. Tips diatas adalah pemanfaatan DNS Google sebagai DNS utama dari komputer anda bukan lagi DNS Telkom. Hal ini memberi efek yang cukup besar mengingat DNS dari Google memiliki performa yang sangat bagus untuk melakukan resolve suatu nama

Cara Ketiga : 
  1. Cara yang ketiga ini bisa anda setting langsung pada web browser anda
  2. Pertama-tama masuk ke bagian menu Tools atau Options
  3. Lalu masuk ke pengaturan Network
  4. Pilih Manual Proxy Configuration 
  5. Lalu isi HTTP Proxy dengan proxies.telkom.net.id dan port isi dengan 8080 dan centang Use this proxy server for all protocols
  6. Kemudian restart browser anda

Itu tadi adalah ketiga cara untuk mempercepat koneksi speedy anda yang bisa dipraktekkan pada komputer anda. Terimakasih telah membaca artikel ini.    


    Source : http://gadgetpintar.com/cara-mempercepat-koneksi-speedy/ 
    http://www.kamarbaca.com/cara-mempercepat-koneksi-internet-speedy/


    Copyrights © 2013 ★ M. Rief Ardan™ ★ . Read More : http://ar-dan.blogspot.com/2013/03/cara-mempercepat-koneksi-internet.html#ixzz2UZYfBeZ7

    Minggu, 03 Februari 2013

    Penjelasan Rukun Iman (1): Iman kepada Allah


    Iman menurut bahasa adalah membenarkan. Adapun menurut istilah syari’at yaitu meyakini dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan membuktikannya dalam amal perbuatan yang terdiri dari tujuh puluh tiga hingga tujuh puluh sembilan cabang. Yang tertinggi adalah ucapan لاَ اِلَهَ اِلاَّ لله dan yang terendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan yang menggangu orang yang sedang berjalan, baik berupa batu, duri, barang bekas, sampah, dan sesuatu yang berbau tak sedap atau semisalnya.
    Rasulullah Shallahu’alaihi wa sallam bersabda,
    ”Iman lebih dari tujuh puluh atau enam puluh cabang, paling utamanya perkataan لاَ اِلَهَ اِلاَّ لله  dan yang paling rendahnya menyingkirkan gangguan dari jalan, dan malu merupakan cabang dari keimanan.” (Riwayat Muslim: 35, Abu Dawud: 4676, Tirmidzi: 2614)
    Secara pokok iman memiliki enam rukun sesuai dengan yang disebutkan dalam hadist Jibril (Hadist no. 2 pada hadist arba’in an-Nawawi) tatkala bertanya kepada Nabi Shallahu’alaihi wa sallam tentang iman, lalu beliau menjawab,

    الإِيْماَنُ أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَِئكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرَسُلِهِ والْيَوْمِ اْلآخِرِوَتُؤْمِنَ بِالْقَدِرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ

    ”Iman adalah engkau percaya kepada Allah, para malaikatNya, kitab-kitabNya, para rasulNya, hari akhir, dan percaya kepada taqdirNya, yang baik dan yang buruk.” (Mutafaqqun ‘alaihi)
    Adapun cakupan dan jenisnya, keimanan mencakup seluruh bentuk amal kebaikan yang kurang lebih ada tujuh puluh tiga cabang. Karena itu Allah menggolongkan dan menyebut ibadah shalat dengan sebutan iman dalam firmanNya,
    ”Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu” (QS. Al-Baqarah:143)
    Para ahli tafsir menyatakan, yang dimaksud ’imanmu’ adalah shalatmu tatkala engkau menghadap ke arah baitul maqdis, karena sebelum turun perintah shalat menghadap ke Baitullah (Ka’bah) para sahabat mengahadap ke Baitul Maqdis.
    Iman kepada Allah
    Iman kepada Allah adalah mempercayai bahwa Dia itu maujud (ada) yang disifati dengan sifat-sifat keagungan dan kesempurnaan, yang suci dari sifat-sifat kekurangan. Dia Maha Esa, Mahabenar, Tempat bergantung para makhluk, tunggal (tidak ada yang setara dengan Dia), Pencipta segala makhluk, Yang melakukan segala yang dikehendakiNya, dan mengerjakan dalam kerajaanNya apa yang dikehendakiNya.[1]
    Beriman kepada Allah juga bisa diartikan[2], berikrar dengan macam-macam tauhid yang tiga serta beri’tiqad (berkeyakinan) dan beramal dengannya yaitu tauhid rububiyyah, tauhid uluhiyyah dan tauhid al-asma’ wa ash-shifaat.
    Iman kepada Allah mengandung empat unsur[3]:
    1. Beriman akan adanya Allah.
    Mengimani adanya Allah ini bisa dibuktikan dengan:
    (a). Bahwa manusia mempunyai fitrah mengimani adanya Tuhan tanpa harus di dahului dengan berfikir dan sebelumnya. Fitrah ini tidak akan berubah kecuali ada sesuatu pengaruh lain yang mengubah hatinya. Nabi Shallahu’alaihi wa sallam bersabda:

    مَامِنْ مَوْلُوْدٍِ إِلاَّ يُوْ لَدُعَلَى الْفِطْرَةِ فَأَ بْوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْيُمَجِّسَانِهِ

    Tidaklah anak itu lahir melainkan dalam keadaan fitrah, kedua orangtuanya lah yang menjadikan mereka Yahudi, Nashrani, atau Majusi.”( HR. Bukhori)
    Bahwa makhluk tersebut tidak muncul begitu saja secara kebetulan, karena segala sesuatu yang wujud pasti ada yang mewujudkan yang tidak lain adalah Allah, Tuhan semesta alam. Allah berfirman,
    Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatupun ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)?”(QS. Ath-Thur: 35)
    Maksudnya, tidak mungkin mereka tercipta tanpa ada yang menciptakan dan tidak mungkin mereka mampu menciptakan dirinya sendiri. Berarti mereka pasti ada yang menciptakan, yaitu Allah yang maha suci.
    Lebih jelasnya kita ambil contoh, seandainya ada orang yang memberitahu anda ada sebuah istana yang sangat megah yang dikelilingi taman, terdapat sungai yang mengalir di sekitarnya, di dalamnya penuh permadani, perhiasan dan ornamen-ornamen indah. Lalu orang tersebut berkata kepada anda, istana yang lengkap beserta isinya itu ada dengan sendirinya atau muncul begitu saja tanpa ada yang membangunnya. Maka anda pasti segera mengingkari dan tidak mempercayai cerita tersebut dan anda menganggap ucapannya itu sebagai suatu kebodohan.

    Mungkinkah Istana yang Indah Ada dengan Sendirinya ?
    Lalu apa mungkin alam semesta yang begitu luas yang dilengkapi dengan bumi, langit, bintang, dan planet yang tertata rapi, muncul dengan sendirinya atau muncul dengan tiba-tiba tanpa ada yang menciptakan?
    (b). Adannya kitab-kitab samawi yang membicarakan tentang adanya Allah. Demikian pula hukum serta aturan dalam kitab-kitab tersebut yang mengatur kehidupan demi kemaslahatan manusia menunjukkan bahwa kitab-kitab tersebut berasal dari Tuhan Yang Maha Esa.
    (c). Adanya orang-orang yang dikabulkan do’anya. Ditolongnya orang-orang yang sedang mengalami kesulitan, ini menjadi bukti-bukti kuat adanya Allah. Allah berfirman:
    Dan (ingatlah kisah) Nuh, sebelum itu ketika dia berdoa, dan kami memperkenankan doanya, lalu kami selamatkan dia beserta keluarganya dari bencana yang besar.” (QS. Al-Anbiya’: 76)
    (d). Adanya tanda-tanda kenabian seorang utusan yang disebut mukjizat adalah suatu bukti kuat adanya Dzat yang mengutus mereka yang tidak lain Dia adalah Allah Azza wa Jalla.
    Misalnya: Mukjizat nabi Musa ’Alahissalam. Tatkala belau diperintah memukulkan tongkatnya ke laut sehngga terbelahlah lautan tersebut menjadi dua belas jalan yang kering dan air di antara jalan-jalan tersebut laksana gunung. Firman Allah,
    Lalu kami wahyukan kepada Musa: “Pukullah lautan itu dengan tongkatmu”. Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar” (QS. Asy-Syu’ara’: 63)
    Contoh lain adalah mukjizat yang diberikan kepada nabi Isa ’Alaihissalam berupa membuat burung dari tanah, menyembuhkan orang buta sejak lahirnya dan penyakit sopak (sejenis penyakit kulit), menghidupkan orang mati dan mengeluarkan dari kuburannya atas izin Allah. Allah berfirman:
    “Sesungguhnya Aku Telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu Aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; Kemudian Aku meniupnya, Maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan Aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan Aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan Aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. ” (QS. Ali Imran: 49)
    2. Mengimani sifat rububiyah Allah (Tauhid Rububiyah)
    Yaitu mengimani sepenuhnya bahwa Allah-lah memberi rizki, menolong, menghidupkan, mematikan dan bahwasanya Dia itu adalah pencipta alam semesta, Raja dan Penguasa segala sesuatu.
    3. Mengimani sifat uluhiyah Allah (Tauhid Uluhiyah)
    Yaitu mengimani hanya Dia lah sesembahan yang tidak ada sekutu bagi-Nya, mengesakan Allah melalui segala ibadah yang memang disyariatkan dan diperintahkan-Nya dengan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu apapun baik seorang malaikat, nabi, wali maupun yang lainnya.
    Tauhid rububiyah saja tanpa adanya tauhid uluhiyah belum bisa dikatakan beriman kepada Allah karena kaum musyrikin pada zaman Rasulullah Shallahu’alaihi wa sallam juga mengimani tauhid rububiyah saja tanpa mengimani tauhid uluhiyah, mereka mengakui bahwa Allah yang memberi rizki dan mengatur segala urusan tetapi mereka juga menyembah sesembahan selain Allah.
    Allah berfirman,
    Katakanlah: ‘Siapakah yang memberi rizki kepadamu, dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan yang mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan.’ Maka, mereka men-jawab: ‘Allah.’ Maka, katakanlah: ‘Mengapa kamu tidak bertaqwa (kepada-Nya)?’ (QS. Yusuf: 31-32)
    Dan Allah berfirman,
    “Dan sebagian besar dari mereka tidak beriman kepada Allah, melainkan dalam keadaan mempersekutukan Allah (dengan sembahan-sembahan lain ).” (QS. Yusuf : 106)
    4. Mengimani Asma’ dan Sifat Allah (Tauhid Asma’ wa Sifat)
    Yaitu menetapkan apa-apa yang Allah dan RasulNya telah tetapkan atas diriNya baik itu berkenaan dengan nama-nama maupun sifat-sifat Allah, tanpa tahrif[4] dan ta’thil[5] serta tanpa takyif[6] dan tamtsil[7].
    Dua Prinsip dalam meyakini sifat Allah Subhanahu wa ta’ala,
    • Allah Subhanahu wa ta’ala wajib disucikan dari semua sifat-sifat kurang secara mutlak, seperti ngantuk, tidur, lemah, bodoh, mati, dan lainnya.
    • Allah mempunyai nama dan sifat yang sempurna yang tidak ada kekurangan sedikit pun juga, tidak ada sesuatu pun dari makhluk yang menyamai Sifat-Sifat Allah.
    Imam Abu Hanifah rahimahullah berkata: “Allah juga memiliki tangan, wajah dan diri seperti disebutkan sendiri oleh Allah dalam al-Qur’an. Maka apa yang disebutkan oleh Allah tentang wajah, tangan dan diri menunjukkan bahwa Allah mempunyai sifat yang tidak boleh direka-reka bentuknya. Dan juga tidak boleh disebutkan bahwa tangan Allah itu artinya kekuasaan-Nya atau nikmat-Nya, karena hal itu berarti meniadakan sifat-sifat Allah, sebagaimana pendapat yang dipegang oleh ahli qadar dan golongan Mu’tazilah.[8]
    Beliau juga berkata: “Allah tidak serupa dengan makhluk-Nya, dan makhluk-Nya juga tidak serupa dengan Allah. Allah itu tetap akan selalu memiliki nama-nama dan sifat-sifat-Nya.[9]
    Allah berfirman,
    Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia.” (QS. Asy-Syuura’: 11)
    Buah beriman kepada Allah
    Beriman kepada Allah secara benar sebagaimana digambarkan akan membuahkan beberapa hasil yang sangat agung bagi orang-orang beriman, diantaranya:
    1. Merealisasikan pengesaan kepada Allah sehingga tidak menggantungkan harapan kepada selain Allah, tidak takut, dan tidak menyembah kepada selain-Nya.
    2. Menyempurnakan kecintaan terhadap Allah, serta mengagungkan-Nya sesuai dengan kandungan makna nama-nama-Nya yang indah dan sifat-sifat-Nya Yang Agung.
    3. Merealisasikan ibadah kepada Allah dengan mengerjakan apa yang diperintah serta menjauhi apa yang dilarang-Nya.
    (bersambung)
    Referensi:
    • al-Fauzan, Shalih. Prinsip-Prinsip Aqidah Ahlussunnah wal Jamaah. Pustaka Ishlahul Ummah: Jakarta
    • al-Utsaimin, Muhhamad bin Shalih,. 2006.Ulasan Tuntas Tentang Tiga Prinsip Pokok. Darul Haq: Jakarta
    • an-Nawawi, al-Imam. 2006. Syarah Arbain Nawawi. Darul Haq: Jakarta
    • e-book file chm, almanhaj versi 38
    • Yazid bin Abdul Qodir Jawwas. 2006. Syarah Aqidah Ahlussunnah wal Jamaah. Putaka Imama Syafi’i: Jakarta